|
PANJI DI HADAPANKU
Kaukibarkan panji di hadapanku.
Hijau jernih diampu tongkat mutu mutiara.
Di kananku berjalan, mengiring perlahan, redamu
rata, dua sebaya, putih-putih, penuh
melimpah, kasih persih.
Gelap-gelap kami berempat menunggu-nunggu.
mendengar-dengar suara sayang,
panggilan- panjang, jauh terjatuh, melayang-layang
Gelap-gelap kami berempat, meminta-minta
memohon-mohon, moga terbuka selimut
kabut, pembungkus halus nokta utama,
Jika nokta terbuka -raya
jika kabut tersingkap semua
cahaya rida mengilau ke dalam
Nur rindu memancar keluar.
Amir Hamzah
|